by

Bandingkan Suara Azan dengan Gonggongan Anjing, Elemen Masyarakat Sipil di Aceh Kutuk Keras Pernyataan Menag

-Langsa-11 views

Bandingkan Suara Azan dengan Gonggongan Anjing, Elemen Masyarakat Sipil di Aceh Kutuk Keras Pernyataan Yaqut

LANGSASATU.COM,LANGSA- Sejumlah elemen masyarakat sipil di Aceh khususnya Kota Langsa, mengutuk keras pernyataan
Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas yang telah membandingkan suara adzan dengan gonggongan anjing.

Tak ayal, pernyataan kontroversi itu, dinilai tidak beradab serta telah melukai hati umat muslim sebagai agama mayoritas di indonesia, terlebih masyarakat Aceh sebagai pemeluk Islam yang taat.

Bahkan, pernyataan menteri agama rezim Jokowi ini sempat menjadi viral dan trending topic di berbagai media massa dan sosial media di tanah air.

“Bagaimana bisa sebagai seorang menteri agama mengeluarkan statemen, membandingkan suara adzan yang merupakan panggilan shalat untuk menghadap Allah SWT, disamakan dengan gonggongan anjing, ini sudah keterlaluan,” ucap Sayed, Direktur Eksekutif Gadjah Puteh, Kamis (24/02/2022).

Hendaknya seseorang dalam jabatan, apalagi sebagai pembantu presiden sambungnya Yaqut dapat berfikir lebih intelek serta menjaga keberagaman yang ada di negara ini.

Pihaknya juga mengkhawatirkan, dampak dari pernyataan itu dapat memicu persoalan sosial dan berpotensi membangkitkan reaksi ummat untuk turun ke jalan, tuturnya seraya menandaskan pernyataan tersebut juga masuk kategori penistaan terhadap agama Islam.

Menurutnya, kondisi negeri ini semakin tidak menentu dan hampir seluruh tatanan kehidupan bagai porak poranda oleh kepentingan oligarki.

Menyikapi fenomena ini, pihaknya menghimbau mengajak seluruh elemen sipil untuk bersatu padu menentang dan mengutuk keras sikap tidak beradab oleh Menag ini dengan aksi nyata, dan hingga berujung ke ranah hukum.

Senada, Direktur LSM Komunitas Rumoh Aceh, Sukma M.Taher juga mengutuk pernyataan Yaqut, dan dinilai telah melukai hati umat muslim.

Pihaknya juga meminta dan mengajak seluruh elemen sipil di Kota Langsa untuk sama-sama bersatu mengutuk kebiadaban ini, dan menuntut ke ranah hukum.

“Kami juga meminta para stakeholder di Aceh, khususnya para ulama untuk bersikap tegas atas pernyataan Yaqut ini,” pungkasnya (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index Berita