by

Survey : Mayoritas Responden Merasa Harga Migor Masih Mahal

Survey : Mayoritas Responden Merasa Harga Migor Masih Mahal

LANGSASATU COM, JAKARTA- Mayoritas responden menyatakan harga minyak goreng (Migor) masih mahal.

Hal itu menurut hasil survei yang dilakukan oleh Lembaga survei Indikator Politik Indonesia, mengungkapkan, 64 persen responden survei menyebutkan harga Migor masih kurang terjangkau atau mahal. Sedangkan, 34 persen responden mengeluhkan ketersediaan migor.

Sepanjang 14 hingga 19 April 2022, sebanyak 83,7 persen responden mengakui sulitnya memperoleh migor.

Jumlah ini berkurang menjadi 74,9 persen dalam periode 20 sampai 25 April. Lalu pada 5 sampai 10 Mei tercatat 56,4 persen responden masih terhambat dalam menjangkau migor.

“Mayoritas masih mengalami kesulitan mendapat minyak goreng meski menurun sangat besar, dan mayoritas mengalami kesulitan karena harganya kurang terjangkau,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi saat memaparkan hasil surveinya secara daring pada Ahad (15/5)

Dalam survei ini, Indikator menemukan 75 persen responden menggunakan migor kemasan dan 20,7 persen memakai migor curah.

Para responden mendapatkan migor diantaranya dengan membeli di warung sekitar tempat tinggal (47,1 persen), minimarket (30,8 persen), pasar tradisional (13, 7 persen), pasar kering (3,8 persen) dan supermarket (2,7 persen).

Kemudian menurut demografi, sebanyak 73,8 persen responden di wilayah pedesaan menganggap harga migor tak terjangkau. Angka ini beda tipis dengan responden perkotaan sebesar 71,9 persen.

“Mayoritas masih merasa harga minyak goreng masih kurang atau tidak terjangkau sama sekali di hampir setiap kelompok demografi dan wilayah, kecuali di wilayah DKI dan Kalimantan,” ujar Burhanuddin.

Hasil survei diperoleh dari sampel sebanyak 1.228 responden yang dipilih melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi, dan screening.

Margin of error survei diperkirakan ±2.9% pada tingkat kepercayaan 95 persen, asumsi simple random sampling. Indikator menjamin wawancara dengan responden dilakukan lewat telepon oleh pewawancara yang dilatih. (Republika)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index Berita