by

Ada Apa KPK di Pidie

-Nanggroe-19 views

Ada Apa KPK di Pidie

LANGSASATU.COM, SIGLI – Kepala Satuan Tugas Pengendalian Gratifikasi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berada di Pidie, Aceh.

Tetapi tunggu dulu, keberadaan personil lembaga anti rasuah tersebut di Kabupaten penghasil Kerupuk Mulieng (Meulinjo), bukan melakukan penindakan korupsi, namun mengisi materi pada acara sosialisasi tentang gratifikasi.

Kegiatan diikuti para Kepala Dinas dan Kepala Bidang di lingkungan Pemerintah Kabupaten setempat.

Dalam paparannya, Kepala Satuan Tugas Pengendalian Gratifikasi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Mutiara Rizki Artha mengatakan, Aparatur Sipil Negara (ASN) dilarang menerima gratifikasi terkait tugas dan wewenang. Menurutnya hal itu bertentangan dengan Undang-undang.

“Secara undang-undang pegawai negeri dilarang menerima gratifikasi, mereka akan mendapat sanksi dan risiko pidana, kata Mutiara Rizki Artha di Pidie, Rabu, (29/6)

Ia menjelaskan, jika ASN menerima gratifikasi atau pemberian hadiah maka harus laporkan melalui Inspektorat setempat, dan laporan tersebut harus disampaikan dalam waktu 30 hari kerja, sejak menerima gratifikasi.

Dikatakan, ASN bekerja untuk memberikan pelayanan kepada publik, karena ditugaskan oleh negara, jadi masyarakat tidak dibenarkan untuk memberi hadiah sebagai imbalan terimakasih.

Pemberian hadiah yang menyangkut dengan tugas pelayanan publik inilah masuk kategori gratifikasi, kata Mutiara Rizki

Saat ini sosialisasi terus dilakukan, supaya ASN paham, bahwa menerima gratifikasi itu ada sanksi dan risiko pidana, jika dilanggar maka nantinya akan segera ditindak lanjut, tegas Mutiara Rizki Artha.(ant)

fhoto : gedung kpk

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index Berita