by

Akhirnya, Owner Usaha Nasi Padang Babi Minta Maaf, Mengaku Tidak Berniat Melecehkan Suku Tertentu

-Nanggroe-24 views

Akhirnya, Owner Usaha Nasi Padang Babi Minta Maaf, Mengaku Tidak Berniat Melecehkan Suku Tertentu

LANGSASATU.COM, JAKARTA- Mendapat kecaman dari berbagai pihak, akhirnya, Sergio, owner (pemilik) usaha nasi Padang Babi meminta maaf. Dia juga mengakui tidak ada sedikitpun berniat untuk melecehkan suku tertentu.

Dilansir dari laman detik.com, hal itu dikatakannya di Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (10/6/2022).

“Saya pribadi mewakili brand sebelumnya yang disebut Babiambo yang pernah beroperasi selama berapa bulan, ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya, buat teman-teman atau saudara-saudara saya yang mungkin merasa tersinggung atau mungkin saya berniat seperti melecehkan, tapi sama sekali tidak,” ujarnya

Dirinya pun berulang mengatakan
tidak ada maksud menyinggung suku manapun terkait usaha nasi Padang babi dikelolanya. Serta menyebut dirinya murni mencoba usaha.

Dikatakan, usaha dijalani hanya berlangsung tiga bulan yakni sejak awal tahun 2020, saat itu masa pandemi covid-19.

Dirinya kala itu hanya mencari peluang pada saat pandemi seraya menambahkan, dan usaha pun hanya dilakukan secara online.

“Saya memang sempat coba memulai usaha karena itu kan awal pandemi ya semua mencoba mencari opportunity secara online apa sih peluangnya gitu, waktu itu akhirnya melakukan secara online tapi hanya berjalan sekitar 3 bulan kurang lebih seingat saya akhirnya tutup,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Kelapa Gading Kompol Vokky Sagala mengatakan, pihaknya telah menindaklanjuti perihal laporan adanya usaha nasi Padang babi.

Ia juga menyebutkan pada saat dilakukan penyelidikan, lokasi tersebut bukan berbentuk restoran.

“Tadi setelah kita melakukan penyelidikan kita datang ke rumah yang bersangkutan, rumah tersebut adalah rumah tinggal. Jadi bukan restoran atau toko, melainkan rumah tinggal,” katanya.

“Itu pada saat kita datang kita lihat sudah tidak beroperasi lagi. Itu memang tempat tinggal, bukan tempat usaha,” terangnya (dtc)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index Berita