by

Angka Infeksi Virus Covid-19 di Jerman Capai 100.000 Kasus, 1.584 Meninggal

LANGSASATU.COM : Wabah virus Covid-19 (Corona) juga melanda sejumlah negara eropa.

Jerman juga tidak luput dari “teror” wabah Covid-19. Bahkan Johhn Hopkins University sampai Senin pagi (6/4/) mencatat jumlah infeksi virus Corona SARS-CoV-2 di negara memiliki 4 (Empat) musim itu sangat fantastis yaitu mencapai 100.123 kasus.

Sebanyak 1.584 orang pasien Covid-19 meninggal. Dalam jumlah infeksi, Jerman kini berada di peringkat empat dunia setelah Amerika Serikat, Italia dan Spanyol. Dalam jumlah yang meninggal, Jerman berada di peringkat sembilan, di bawah Belanda yang mencatat 1766 orang pasien Covid-19 meninggal.

Statistik Covid-19 dari John Hopkins University di AS ini menjadi acuan di seluruh dunia. Tetapi angkanya berbeda dengan statistik nasional, yang di Jerman dikeluarkan oleh Robert-Koch-Institut (RKI), karena cara perhitungan yang berbeda.

John Hopkins University juga menghitung data dari berbagai sumber dan terus membuat update data. Robert-Koch.Institut mencatat data yang dilaporkan dinas kesehatan dari berbagai tingkatan dan mengaktualisasi datanya satu kali sehari. Sampai hari Senin (6/4) RKI mencatat 95.391 kasus infeksi Covid-19 dan 1.434 orang meninggal.

“Juga lebih banyak obat-obatan harus diproduksi di dalam negeri”, katanya. Tentu saja harganya jadi ebih mahal, tapi memang seharusnya begitu kata menteri keuangan Jerman yang mewakili kanselir Angela Merkel yang saat ini sedang melakukan karantina sukarela.

Hanya sedikit pelanggaran sosial distancing

Polisi Jerman melaporkan, hingga kini masyarakat patuh melakukan sosial distancing. Akhir minggu ini cuaca cukup cerah di Jerman dan suhu udara pun semakin hangat mencapai 20 derajat Celcius.

Biasanya, jika suhu makin hangat dan cuaca bagus, warga Jerman akan beramai-ramai bepergian keluar rumah untuk menikmati sinar matahari. Polisi menyatakan puas dengan situasi pada akhir minggu dan secara keseluruhan hanya ada sedikit pelanggaran social distancing.

Sumber :detiknews

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index Berita