by

Banjir di Kota Langsa, 722 KK Terendam, 2 KK Mengungsi

-Langsa-361 views

Banjir di Kota Langsa, 722 KK Terendam, 2 KK Mengungsi

Laporan : Jamil Gade

LANGSASATU.COM, LANGSA- Bencana banjir, Kamis (5/11/2020) melanda sebahagian pemukiman penduduk 6 (Enam) Gampong di 3 (Tiga) Kecamatan dalam Wilayah Pemko Langsa.

Akibatnya, sebanyak lebih kurang 722 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir dan 2 (KK) mengungsi.

Plt.Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Langsa, Rizha Pati,SE menyampaikan untuk data sementara, keenam Gampong itu antara lain Gampong Jawa Kecamatan Langsa Kota, lebih kurang sebanyak 240 KK terdampak.

Sementara itu, Gampong Pondok Keumuning sebanyak 15 KK, Seulalah Baru 180 KK, Sidodadi sebanyak 200 KK dan Gampong Pondok Pabrik Kecamatan Langsa Lama sebanyak 75 KK terdampak.

Sementara itu untuk Kecamatan Langsa Baro, Gampong terdampak banjir yaitu Geudubang Aceh, dimana sebanyak 12 KK terdampak.

“Ketinggian air berkisar antara 50 s.d 120 cm” ujarnya.

Menurutnya, banjir terjadi dikarenakan tingginya insentitas curah hujan serta meluapnya air Krueng Langsa.

“Paling terdampak pemukiman penduduk disepanjang bantaran DAS” ujar Rizha Pati.

Sementara jumlah kerugian yang dialami oleh warga akibat bencana banjir, oleh pihaknya sedang dilakukan inventarisir.

Dirikan Dapur Umum

Sejumlah titik terparah alami banjir, warga terpaksa mendirikan tenda untuk dapur umum. Hal itu dikarenakan rumah warga tergenang oleh air banjir. Sehingga aktifitas dapur rumah tangga warga terhenti.

“Tiga titik didirikan dapur umum yaitu di Tanjung Putus Gampong Jawa, Seulalah Baru dan Gampong Pondok Pabrik” ujarnya.

Warga Dihimbau Tetap Waspada

BPBD Kota Langsa menghimbau, terutama warga pemukiman sekitar bantaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Langsa untuk tetap waspada.

Kondisi cuaca musim penghujan, berdampak terhadap meluapnya air Krueng (sungai) Langsa.

“Pemko menghimbau terutama warga pemukiman di sekitar bantaran DAS Krueng Langsa untuk tetap waspada, apalagi saat ini musim penghujan” kata Rizha Pati.

BPBD Siaga 24 Jam

Personil Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota dalam penanganan bencana banjir yang terjadi, siaga 24 jam.

Selain itu sambung Rizha Pati, petugas BPBD juga turun langsung ke lapangan melakukan pemantauan dan membantu warga korban banjir.

“Kita terus melakukan monitoring, terutama dititik terparah terdampak banjir” kata Plt.Kalak BPBD Kota Langsa Rizha Pati.SE

Pihaknya juga telah membentuk tim dan petugas untuk menampung berbagai laporan dari warga terhadap penanganan banjir.

Kalak BPBD Kota Langsa berharap semoga air banjir segera surut. Dan warga terdampak banjir dapat segera kembali kerumahnya masing-masing. (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index Berita