by

Bendera Alam Peudeung Berkibar di Istana Kerajaan Aceh Darussalam

-Nanggroe-19 views

Bendera Alam Peudeung Berkibar di Istana Kerajaan Aceh Darussalam

LANGSASATU.COM| BANDA ACEH- Bendera Alam Peudeung berkibar di Istana Kerajaan Aceh Darussalam.

Bendera dikibarkan keluarga besar pewaris kerajaan Aceh, Sabtu (30/7) melalui kegiatan upacara berlangsung di Istana Darul Ihsan, Istana Kerajaan Aceh Darussalam, di Banda Aceh.

Teungku Muhammad (I) ZN Al Haj, pewaris dan pengemban amanat Kerajaan Aceh Darussalam memimpin langsung prosesi upacara pengibaran bendera.

Alam peudeung merupakan bendera Kerajaan Aceh Darussalam dan pemersatu Aceh sudah ada sejak ratusan tahun silam.

Bendera alam peudeung dengan bentuk atau ciri berwarna dasar merah dan bergambat bintang dan bulan sabit warna putih. Di bagian bawah ada gambar Peudeung (Pedang), juga berwarna putih.

Selain itu, saat berlangsungnya prosesi pengibaran, turut hadir peserta upacara yang mengenakan baju kebesaran seperti baju adat Aceh. Lengkap dengan atribut lencana dan penghargaan di dada.

Selain keluarga pewaris Kerajaan Aceh Darussalam, peserta upacara juga berasal dari kerajaan nusantara seperti Kerajaan Kampar Melayu, Riau.

Upacara berlangsung seperti lazimnya. Kemudian, tiga lelaki membawa bendera menuju dua tiang bendera di halaman istana kerajaan.

Bendera yang dikibarkan pada tiang pertama yaitu merah putih, diiringi menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Selanjutnya, pengibaran bendera pada tiang kedua yaitu alam peudueng diiringi seulawat yang diucapkan semua peserta upacara

Usai prosesi pengibaran, pemimpin upacara membacakan maklumat diraja Kerajaan Aceh Darussalam.

Maklumat berisi bendera alam peudeung merupakan simbol semangat perjuangan penyebaran dakwa Islamiah di Aceh.

Alam Peudeung sebagai bendera pembawa keislaman, keagamaan, dan adat istiadat, dengan nilai filosofis Pancasila sebagai falsafah kebangsaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Datok Sri Urus Setia Kerajaan Aceh Darussalam (sekretariat kerajaan) Prof TH Muhammad Siddiq Armia mengatakan, pengibaran bendera alam peudeung bersamaan dengan peringatan tahun baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriah.

Alam peudeung ini bendera adat istiadat, bendera pemersatu, dan bendera penyemangat masyarakat Aceh. Bendera ini warisan yang sudah ada sejak ratusan tahun silam, kata Prof HT Muhammad Siddiq Armia.

Prof HT Muhammad Siddiq Armia yang juga Dekan Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Ar Raniry Banda Aceh itu mengatakan tujuan pengibaran bendera alam peudeung, selain menguatkan ukhuwah islamiah juga meningkatkan nasionalisme kebangsaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Upacara dan pengibaran bendera alam peudeung ini dilakukan setiap 1 Muharram. Mengapa setiap 1 Muharram? Karena merupakan awal tahun hijriah dan menjadi momentum dan penyemangat menyambut tahun baru Islam, pungkas Prof HT Muhammad Siddiq Armia.(ant)

fhoto : pengibaran bendera alam peudeung (sumber : antaranews)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index Berita