by

BNN Musnahkan Enam Hektar Ladang Berisi 20 Ribu Batang Tanaman Ganja di Aceh Utara

-Nanggroe-35 views

BNN Musnahkan Enam Hektar Ladang Berisi 20 Ribu Batang Tanaman Ganja di Aceh Utara

LANGSASATU.COM, LHOKSEUMAWE- Ladang ganja seluas enam hektar berisikan 20 ribu batang tanaman ganja di musnahkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia.

Ladang beserta puluhan ribu tanaman bahasa latinnya disebut Cannabis itu, ditemukan di dua lokasi yaitu di dsn Alue Ie Mudek, Gampong Teupin Reusep dan Gampong Blang Manyak, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.

Direktur Narkotika Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan di Aceh Utara, Selasa,(28/6/22) menyebutkan, adapun jumlah berat keseluruhan batang tanaman ganja yang dimusnahkan mencapai 10 ton.

Pemusnahan dilakukan dengan cara mencabut dan membakar batang tanaman tersebut, terang Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan

Operasi pemusnahan ladang ganja melibatkan tim gabungan dengan personel 147 orang dari BNN, TNI, Polri, Satpol PP, kejaksaan, Dinas Pertanian, serta instansi terkait lainnya.

Keberadaan ladang ganja tersebut diketahui atas kerja sama BNN RI dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Menuju titik lokasi ladang ganja berada di lereng bukit dengan ketinggian 50 dan 217 meter di atas permukaan laut (Mdpl) tidak bisa dilalui dengan kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Tim terpaksa menempuh perjalanan dengan cara berjalan kaki

Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan juga menyebutkan, dalam operasi pemusnahan ladang ganja tersebut, petugas tidak menemukan pelakunya.

Menurutnya, pelaku penanaman tanaman narkotika tersebut dapat dijerat dengan ancaman hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup.

Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan menegaskan, mengatakan BNN RI terus menggencarkan program Grand Design Alternative Development (GDAD) yang bertujuan mengalihkan masyarakat menanam ganja ke tanaman lainnya.

Tujuan pengalihan tanaman ini untuk mencegah masyarakat menanam ganja, sehingga produksi tanaman terlarang tersebut bisa turun di Provinsi Aceh, demikian Direktur Narkotika Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan.(ant)

fhoto : pemusnahan ladang ganja (dok.antara)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.