by

Dalam Sejarah Islam Ada Lima Wabah Mematikan

TAMIANGSATU.COM – Wabah virus Covid-19 yang muncul di Wuhan, China pada pengujung 2019 lalu kini sudah menyebar ke hampir seluruh dunia. Massifnya penyebaran virus tersebut mengakibatkan puluhan ribu orang meninggal dunia dan ratusan ribu lainnya terinfeksi.

Virus corona atau Covid-19 ini merupakan salah satu wabah yang sangat mengerikan karena menyebar dengan cepat dan mematikan. Jauh sebelum wabah Corona, dunia sudah dilanda beberapa wabah penyakit menular yang berbahaya.

Dikutip dari Laduni.id, Abu al-Hasan al-Mada’ini mengatakan bahwa wabah penyakit Tha’un yang masyhur dan paling besar terjadi dalam sejarah Islam ada lima:

1. Tha’un Syirawaih, yang terjadi pada zaman baginda Nabi SAW yakni pada tahun keenam hijriah.

2. Tha’un ‘Amwas, terjadi pada masa kholifah Umar bin al-Khaththab ra, wabah tersebut melanda hingga negeri Syam hingga mengakibatkan 25.000 orang meninggal dunia.

3. Tha’un yang terjadi pada zaman Ibnu Zubair yaitu pada bulan Syawwal tahun 69 Hijriah yang menyebabkan kematian selama tiga hari. Dalam setiap harinya ada 70.000 orang meninggal.

4. Tha’un Fatayat pada Syawwal tahun 87 H. Yang terkena wabah tersebut mayoritas para gadis, hingga disebut fatayat.

5. Tha’un yg terjadi pada pada tahun 131 H pada bulan Rajab, dan semakin parah pada bulan Ramadhan, dan terhitung di perkampungan al-Mirbad dalam setiap harinya terdapat seribu jenazah, kemudian mereda pada bulan Syawalnya.

Sementara Tha’un di Kufah terjadi pada tahun 50, di mana al-Mughirah bin Syu’bah meninggal dunia.

terkait wabah tho’un ini, Baginda Nabi Saw bersabda:

الطاعون آية الرجز ابتلى الله عز وجل به ناسا من عباده فإذا سمعتم به فلا تدخلوا عليه وإذا وقع بأرض وأنتم بها فلا تفروا منه.

“Wabah penyakit Tho’un adalah sebuah tanda peringatan dari Allah Swt untuk menguji hamba-hamba-Nya. Sehingga bila mana kalian mendengar berita tentang adanya wabah penyakit tersebut disebuah daerah, maka jangan sekali-kali kalian memasukinya, dan bila wabah penyakit tersebut telah terjadi pada suatu daerah dan kalian berada di dalamnya, maka janganlah kalian keluar darinya”.

Ulama asal Riau, Ustadz Abdul Somad mengatakan, wabah penyakit yang melanda dunia tidak hanya terjadi kali ini. “Jauh sebelum itu, sudah ada wabah penyakit menular yang melanda beberapa negara Muslim,” kata Ustaz Abdul Somad dalam video singkatnya di akun Instagram miliknya @ustadzabdulsomad_official.

Doktor Ilmu Hadits lulusan Sudan itu lalu menukil kitab karya Imam Adz Dzahabi. “Pernah pada suatu masa di Mesir dilanda masa paceklik dan wabah yang berkepanjangan. Wabah ini sampai ke Cordoba (Sapnyol), Libya, Aljazair, dan Tunisia. Belum pernah terjadi kemarau panjang paceklik sedahsyat itu sampai masjid-masjid ditutup. Tidak ada orang sholat, sama seperti sekarang. Tahun itu disebut tahun kelaparan wabah penyakit terdahsyat,” papar Ustaz Abdul Somad.

Menyikapi kejadian itu, ulama kelahiran Asahan Sumatera Utara itu mengajak umat Islam untuk mengimani takdir. “Jadi, kita jangan merasa sedih. Ini takdir kita. Makanya kita harus mengimani takdir,” ujarnya. (*)

Artikel ini sudah tayang di www.tamiangsatu.com dengan judul : Lima wabah mematikan dalam sejarah Islam.   https://tamiangsatu.com/lima-wabah-mematikan-dalam-sejarah-islam/

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index Berita