by

Dikritik Pengusaha, Akhirnya Malaysia Longgarkan Aturan Masuk ke Negaranya

Dikritik Pengusaha, Akhirnya Pemerintah Malaysia Longgarkan Aturan Masuk ke Negaranya

LANGSASATU.COM – Mendapat kritikan dari sejumlah kalangan pengusaha. Akhirnya, Pemerintah Malaysia melunak dan melonggarkan sejumlah aturan masuk ke negaranya.

Sebelumnya, berlaku  7 September 2020 Malaysia sempat menerapkan aturan melarang warga asing masuk negaranya tidak terkecuali Warga Negara Indonesia (WNI).

Peraturan itu diterapkan bagi negara yang miliki kasus Covid-19 diatas 150.000 serta yang memiliki visa atau izin imigrasi jangka panjang

Dilansir iNews.Id, para pengusaha tersebut juga mendesak pihak otoritas Malaysia untuk tetap mengizinkan ekspatriat dan pemegang izin profesional masuk negara Jiran tersebut. Alasannya karena keterampilan teknis mereka diperlukan untuk membantu perekonomian.

Adapun kelompok yang diberikan pelonggaran masuk ke negara Malaysia oleh pemerintah setempat, selain warga asing yang menikah dengan penduduk Malaysia, pelajar, Pemegang izin kunjungan profesional dan ekspatriat

Sementara itu, Menteri Pertahanan Ismail Sabri Yaakob mengatakan, panitia kabinet khusus memutuskan untuk sedikit melonggarkan aturan. Namun para ekspatriat dan pemegang izin kunjungan profesional harus terlebih dulu mendapat persetujuan dari Departemen Imigrasi sebelum mereka masuk.

“Pengajuannya harus disertai surat dukungan dari Malaysian Investment Development Authority atau instansi terkait,” ujarnya, dikutip dari The Star, Kamis (10/9/2020).

Selain itu, lanjut Ismail, pemerintah juga mengizinkan penduduk tetap serta pasangan warga negara Malaysia asal 23 negara itu untuk memasuki Malaysia.

23 negara tersebut adalah AS, Brasil, India, Rusia, Peru, Kolombia, Afrika Selatan, Meksiko, Spanyol, Argentina, Cile, Iran, Bangladesh, Inggris Raya, Arab Saudi, Pakistan, Prancis, Turki, Italia, Jerman, Irak, Filipina dan Indonesia.

Namun kelompok ini hanya dapat melakukan perjalanan satu arah ke Malaysia dan tetap di negara tersebut atau tidak bisa keluar lagi sampai batas waktu yang ditentukan.

Pemegang kartu pelajar dari negara yang terkena dampak juga akan diizinkan masuk Malaysia.

“Semua kategori yang disebutkan harus mendapat persetujuan dari Imigrasi terlebih dahulu,” ujarnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index Berita