by

Disdikbud Kota Langsa Mulai Kerjakan Kegiatan DAK Swakelola Tipe I, Kadisdikbud : Cegah Penyimpangan Elemen Masyarakat bersama Mengawasi

-Langsa-22 views

Disdikbud Kota Langsa Mulai Kerjakan Kegiatan DAK Swakelola Tipe I, Kadisdikbud : Cegah Penyimpangan Elemen Masyarakat bersama Mengawasi

Laporan : Jamil Gade

LANGSASATU.COM, LANGSA: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Langsa mulai melaksanakan pengerjaan perdana kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan tahun 2022 menggunakan swakelola tipe I di lingkungan satuan pendidikannya mulai di tingkat Paud, SD dan SMP.

Program mulia itu direalisasikan salah satu upaya peningkatan fasilitas dan infrastruktur pendukung lembaga pendidikan

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa, Dra Suhartini, MPd kepada wartawan, Kamis (19/5/22) mengatakan, tahun 2022 ini Disdikbud Kota Langsa melaksanakan pengerjaan perdana swakelola tipe I di tingkat satuan pendidikan PAUD sebanyak 5 kegiatan dengan rincian yakni SD sebanyak 13 kegiatan, SMP sebanyak 8 kegiatan dengan total senilai Rp26.866.199.000 terdiri dari, untuk pengadaan fisik tingkat PAUD sejumlah Rp1.717.949.600, SD senilai Rp12.582.424.000 dan SMP senilai Rp11.222.627.000.

Ia menyebutkan, metode swakelola tipe I, diatur dalam petunjuk Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2022 tentang Teknis Dana Alokasi Khusus Fisik tahun anggaran 2022 dan turunannya petunjuk operasional Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2022 tentang Petunjuk Operasional Dana Alokasi Khusus Fisik Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2022.

Selain itu juga dikuatkan dengan peraturan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah RI Nomor 3 tahun 2021 tentang Pedoman Swakelola.

Di mana, pada pasal 5 disebutkan penyelenggaraan swakelola dilalukan berdasarkan tipe swakelola sebagai berikut; tipe I yaitu swakelola yang direncanakan, dilaksanakan dan diawasi oleh Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah Penanggungjawab anggaran dalam hal ini Disdikbud Langsa.

Selain itu Pasal 5 poin a tipe I menyebutkan, penyelenggara swakelola ditetapkan oleh PA/KPA.

Sementara, untuk penyelenggaraan swakelola sambung Suhartini ditetapkan dengan surat keputusan, seperti penetapan susunan tim penyelenggara kegiatan ditetapkan dengan Surat Keputusan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa Nomor 22/SD/Tahun 2022 terdiri dari tim persiapan, tim pelaksana dan tim pengawas.

Kemudian dalam lampiran lainnya, penetapan penyelenggaraan swakelola, PA/KPA menetapkan penyelenggaraan swakelola yang terdiri dari tim persiapan, tim pelaksana, tim pengawas swakelola atas usulan dari PPK.

Dimana, lanjut Suhartini, tim persiapan secara aturan terdiri dari pegawai Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah Penanggungjawab Anggaran dan tim persiapan dapat merangkap sebagai tim pelaksana.

Selanjutnya, tim pelaksana secara aturan sambungnya lagi, terdiri dari pegawai kementerian/lembaga/perangkat daerah penanggungjawab anggaran.

Sedangkan, untuk kegiatan yang membutuhkan banyak tenaga di lapangan seperti pengumpulan data oleh enumerator, maka penyelenggara swakelola dapat dibantu oleh tenaga pendukung lapangan, seperti kepala sekolah, tukang bangunan, fasilitator, narasumber, PTK dan tenaga teknis lainnya.

Selain itu, dalam mekanisme penyaluran keuangan, PPK melakukan pembayaran pelaksanaan swakelola dilakukan sesuai dengan ketentuan dalam peraturan perundang-undangan, meliputi SPM per sekolah kemudian di ajukan ke DPKA (SP2D), selanjutnya DPKA membayar melalui Bank Aceh dan berlanjut ke bendahara pembantu Disdikbud. Untuk selanjutnya bendahara pembantu yang telah di tunjuk oleh PA melakukan pembayaran secara non tunai ke tukang pekerja bangunan, toko bangunan dan panglong kayu dengan terlebih dahulu melakukan perjanjian kerjasama.

“Jadi untuk semua proses tersebut tidak dilakukan dengan tunai, tapi non tunai kepada rekening masing masing,” tegasnya.

Dikesempatan itu, Suhartini meminta kepada segenap masyarakat untuk bersama mengawasi semua pelaksanaan swakelola tipe I dengan tujuan mendapatkan hasil dan pekerjaan yang maksimal di Disdikbud Kota Langsa.

Dikarenakan, mulai tahun 2022 ini sebut Suhartini, pelaksanaan swakelola sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

“Apalagi, ini pertama sekali Disdikbud Langsa melaksanakan swakelola tipe I, jika nantinya dalam pelaksanaannya di lapangan ditemukan adanya keluhan dan kejanggalan bisa menanyakan langsung ke Disdikbud dengan menghubungi ketua tim pelaksana di masing masing jenjang” ujarnya.

Menurutnya, informasi publik ini sangat penting, jadi dari awal proses, hingga pelaksanaan pihaknya menyampaikan ke media sebagai informasi yang menganut asas kerterbukaan, akuntabelitas dan integritas dengan tujuan mencegah tidak terjadinya penyimpangan serta mis komunikasi.

“Tim persiapan, tim pelaksana, tim pengawas akan turun memantau pekerjaan ke sekolah diatur pakai jadwal dan itu bergilir sesuai sekolah yang dikunjungi. Selain itu, semua masyarakat boleh memantau pengerjaan kami, jika perlu kami membuka ruang informasi atau laporan bisa mendatangi kami atau melakukan audiensi,” ungkapnya.

Sekali lagi, prinsip pengerjaan ini adalah akuntabilitas keterbukaan, jadi siapa pun bisa melihat memantau bagaimana pelaksanaan di lapangan,” terangnya

Dikatakan, pihaknya menjalankan aturan sesuai dengan perundangan-undangan. Mulai dari proses awal pelaksanaan hingga akhir kegiatan nanti, pungkas Kadisdikbud Langsa, Dra Suhartini, M.Pd (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index Berita