by

Hari Pertama Belajar Tatap Muka di Kota Langsa Berjalan Lancar

-Langsa-69 views

Hari Pertama Belajar Tatap Muka di Kota Langsa Berjalan Lancar

Laporan : Harja

ACEHSATU.COM | LANGSA -Hari pertama belajar tatap muka di Kota Langsa, Kamis (13/8/2020) berjalan lancar dan dalam pengawasan ketat Disdikbud Pemko setempat

Kota Langsa salahsatu Pemerintahan Kota di Provinsi Aceh termasuk katagori Zona Kuning, pandemi Covid-19.

Kementerian Pendidikan serta Keputusan bersama Empat Kementerian memperbolehkan Kabupaten/Kota Zona Hijau dan Kuning membuka sekolah lakukan Kegiatan Belajar Tatap Muka.

Rekomendasi dari Walikota Langsa selaku Ketua Gugus Covid-19 merestui Disdikbud Pemko setempat untuk melaksanakan Belajar Tatap Muka bagi sekolah diwilayah kerjanya dengan penerapan Protokol kesehatan yang ketat.

Sementara itu, Sekolah Dasar (SD) Negeri No.7 Langsa menyambut positif terhadap dimulainya pelaksanaan belajar tatap muka.

Berbagai sarana dan kelengkapan mendukung penerapan protokol kesehatan seperti face shield, hand sanitizer, tempat cuci tangan, tisu, masker dan thermo gun juga disediakan.

“Penerapan protokol kesehatan adalah prioritas,” ujar Kamaruddin, S.Pd.I Kepsek SD Negeri No.7 Langsa pada ACEHSATU.COM dan dirinya¬† memuji terhadap semangat anak didik yang luar biasa menyambut dibukanya kembali belajar tatap muka.

Diterangkannya, hari ini merupakan hari pertama bagi SD Negeri 7 Kota langsa membuka kembali sekolah dan melaksanakan kegiatan belajar tatap muka setelah lebih kurang 5 bulan lamanya tutup imbas pandemi Covid-19.

Hal itu itu dilakukan menurutnya dalam upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 dan terjadinya jatuh korban baik dari peserta didik maupun tenaga pengajar (guru).

Pihaknya menegaskan mendukung penuh kebijakan Disdikbud Kota Langsa terhadap pelaksanaan belajar tatap muka.

“Kita akan selalu berkoordinasi dan memberikan laporan berkala ke Disdikbud terkait pelaksanaan belajar tatap muka ini” ujarnya.

Dua Rombel

Ada hal yang menarik diterapkan oleh Sekolah SD Negeri No.7 Langsa terhadap pelaksanaan belajar tatap muka.

Dimana pihak sekolah menjadikan dan membagi dua rombongan belajar (Rombel) kepada anak didik yakni Rombel I dan 2

“Misalnya, hari ini yang datang dan belajar ke sekolah yaitu anak didik dari Rombel I, belajarnya selama tiga hari. Sementara itu, anak didik yang masuk dalam Rombel 2 mereka melaksanakan belajar secara daring di rumah.

Demikian pula sebaliknya, jika nanti yang datang ke sekolah adalah Rombel 2, maka giliran Rombel 1 belajar daring dari rumah. Ini diterapkan untuk mencegah terjadinya kerumunan di sekolah” paparnya

Waktu belajar di sekolah untuk anak didik, Kelas I dan II yaitu dimulai dari jam 07.30 sampai 10.00 WIb dan bagi anak didik kelas III sampai kelas VI dari jam 07.30 sampai 11.00 dan diberi waktu istirahat selama 10 menit saat jeda pergantian mata pelajaran.

“Selama jam istirahat, siswa tetap duduk di bangku dan diawasi oleh guru. Keluar ruangan diizinkan bila ke toilet” ujarnya

Ditambahkan Kamaruddin, pihak sekolah juga mengharuskan bagi para siswa agar membawa bekal makanan dari rumah. Karena di sekolah tidak ada kantin yang buka dan siswa tidak diperkenankan jajan keluar kompleks sekolah.

Setiap siswa dan guru yang masuk ke kompleks sekolah kata Kamaruddin, harus menggunakan masker, lakukan pengecekan suhu tubuh dan mencuci tangan secara berkala, pungkasnya.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index Berita