by

Jemput Aspirasi Masyarakat, Anggota DPR-RI Ilham Pangestu Disambut Wakil Bupati di Pemukiman Transmigrasi Bukit Hagu Aceh Utara

-Nanggroe-50 views

Jemput Aspirasi Masyarakat, Anggota DPR-RI Ilham Pangestu Disambut Wakil Bupati di Pemukiman Transmigrasi Bukit Hagu Aceh Utara

Laporan : Jamil Gade

LANGSASATU.COM, ACEH UTARA- Anggota Komisi V DPR-RI asal Aceh fraksi Golkar, Ilham Pangestu, Senin (16/8/2021) kunjungi pemukiman transmigrasi Gampong Bukit Hagu Kecamatan Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara.

Kunjungan bagian kegiatan reses legislator dari fraksi partai Golkar tersebut dilakukan guna menjemput berbagai aspirasi masyarakat terutama Dapil Aceh 2.

Tiba dilokasi politisi muda Aceh itu disambut hangat, Fauzi Yusuf, Wakil Bupati beserta pejabat jajaran pemerintahan Aceh Utara, Muspika Lhoksukon serta tokoh dan masyarakat pemukiman transmigrasi Gampong Bukit Hagu.

Menyampaikan kata sambutannya, Wabup Fauzi Yusuf mengatakan, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mengapresiasi kedatangan anggota Komisi V DPR-RI Ilham Pangestu ke pemukiman transmigrasi Gampong Bukit Hagu.

Ia menyebutkan, tahun 1972 warga transmigrasi masuk dan ditempatkan ke Bukit Hagu dan Cot Girek.

Orang nomor dua di Kabupaten Aceh Utara itu menambahkan, sejak tahun 2021, ada 17 titik transmigrasi, khususnya di Aceh Utara, seperti Langkahan, Bukit Hagu, Sawang, Samantara, Kuta Makmur dan Geureudong Pasee.

“Termasuk sebahagian di Kecamatan Tanah Luas di Bukit Mandarding, ini semua bersidentitas bersama masyarakat Aceh Utara” tuturnya.

Wakil Bupati akrab dipanggil ‘Sidom peng’ ini menjelaskan, wilayah pemerintahan Kabupaten Aceh Utara sangat luas, dimana memiliki 27 Kecamatan serta 852 Gampong.

“Seluruh Indonesia, terbanyak Gampong (Desa), Kabupaten Aceh Utara” sebutnya.

Daerahnya, sangat berharap perhatian terutama dari Pemerintah Pusat dan DPR-RI karena luasnya lahan perkebunan serta pertanian milik masyarakat yang tersebar di 27 Kecamatan dan 9 (Sembilan) Kecamatan wilayah pesisir.

Terhadap kondisi itu, Wabup berharap kepada Dinas maupun instansi terkait mampu melahirkan berbagai inovasi kinerja salahsatunya terkait berbagai usulan ke pemerintah pusat menyangkut program kerja terhadap kepentingan dan kesejahteraan masyarakat khususnya Kabupaten Aceh Utara, pungkasnya.

Sementara itu salahsatu tokoh masyarakat yang juga warga transmigrasi mengatakan, masyarakat transmigrasi kawasan Cot Girek dan Geureudong Pasee masih membutuhkan binaan dari Kementerian Transmigrasi dan Desa Tertinggal.

“Meskipun penempatan kami, sejak tahun 1972 hingga sekarang ini kami membutuhkan binaan dari Kementerian Transmigrasi dan Desa Tertinggal” kata Suhermanto.

Ia menyebutkan, sekarang ini masih ada satu Desa dibawah binaan Kementerian Transmigrasi dan Desa Tertinggal yaitu UPT5 Langkahan.

“Berarti ada 16 Desa lagi merupakan pemukiman transmigrasi yang membutuhkan binaan Kementerian Transmigrasi” ujarnya

Menurutnya, dengan adanya binaan dari pihak Kementerian Transmigrasi, pembangunan disegala bidang di pemukiman transmigrasi lebih cepat.

Sementara itu masyarakat sambung Suhermanto berharap kepada anggota DPR-RI Ilham Pangestu dan perwakilan dari Dirjen Kemendes RI untuk membantu memperjuangkan pembangunan jalur transportasi masyarakat.

Hal itu sangat penting untuk kelancaran pendistribusian berbagai komoditi hasil pertanian masyarakat.

“Saat ini kondisi jalan akses menuju atau keluar pemukiman transmigrasi seperti Cot Girek dan Geureudong Pasee sangat memprihatinkan sekali” kata Suherman.

Akibatnya jalan rusak tersebut warga petani harus mengeluarkan biaya ekstra untuk kebutuhan transportasi mendistribusikan hasil pertanian mereka ke ibu kota Kecamatan atau Kabupaten.

“Kami mohon kepada bapak Ilham Pangestu Wakil Kami di DPR- RI pusat dan bapak perwakilan Dirjen Kemendes untuk membantu pembangunan jalan akses menuju pemukiman masyarakat transmigrasi, kami sangat membutuhkannya” kata Suhermanto.

Menyikapi aspirasi warga tersebut,
dalam sambutannya, Ilham Pangestu menyampaikan, berawal dari sejumlah tokoh masyarakat transmigrasi Aceh Utara datang dan menemui dirinya di Jakarta yaitu menyampaikan aspirasi tentang kebutuhan pembangunan jalan.

“Saya berpikir ini patut didukung, selanjutnya saya meminta untuk dibuatkan surat usulan dari daerah, karena usulan daerah ini menjadi landasan terhadap realisasi akses transportasi jalan merupakan kebutuhan dan kepentingan masyarakat banyak ini” terang Ilham Pangestu

Ia juga menyampaikan seluruh proses administrasi tersebut saat ini sudah dilaksanakan

“Kita akan mengawal terus ini dan Kementerian PUPR serta Kementerian Transmigrasi sudah saya hubungi langsung melalui telephon terkait hal ini” ujarnya

Ilham mengatakan, dirinya akan terus mengawal pembangunan terutama di 8 (Delapan) Kabupaten Kota dalam wilayah pemerintah Aceh.

Turut hadir dikegiatan antara lain, Drs. Asadi Ketua DPD II Partai Golkar yang juga anggota komisi V DPRK Aceh Utara. Hasrul Haidar, perwakilan Dirtjen Kementerian Desa Tertinggal. Anggota DPR Aceh fraksi Golkar, Ilham Akbar.

Kadis Penanaman Modal,Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Aceh Utara, Halidi,SE. Kadis Perkebunan,Peternakan dan Kesehatan Hewan, Aceh Utara, Ibu Lilis, Ketua SIP Aceh Utara Muhammad Isa. CEO Amsco SIP,FC, Amran,YS.Ketua DPP SIP, Halid, ST. Muspika Kecamatan Kecamatan Lhoksukon serta para tokoh dan masyarakat Kecamatan Lhoksukon (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index Berita