by

Kejari Langsa Musnahkan Barang Bukti, Ini Rinciannya

Kejari Langsa Musnahkan Barang Bukti, Ini Rinciannya

Laporan : Jamil Gade

LANGSASATU.COM | LANGSA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Langsa melaksanakan pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana umum dan lainnya yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap atau (Inkracht).

Pemusnahan dilakukan dengan cara membakar tersebut, berlangsung di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Langsa, Jl. T. Chik Ditunong No.4, Gampong Jawa, Kec. Langsa Kota, Kota Langsa, Rabu (23/11)

Hadir dikegiatan antara lain Pj. Walikota Langsa, Ir. Said Mahdum Majid, Ketua DPRK Langsa, Maimul Mahdi, S.Sos, Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, SH.SIK.MH, Kepala Kejaksaan Negeri Langsa, Viva Hari Rustaman, SH. Dandim 0104 Aceh Timur diwakili Kapt. Inf.Suharyanto.

Turut juga hadir, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Langsa, Dini Damayanti,SH. Ketua Mahkamah Syar’iyah Langsa, T.Mufardishadri, SHI,MH, Kepala BNN Kota Langsa, AKBP H. Basri, SH.MH,

Kalapas Klas IIB Langsa, Sujatmiko. Kalapas Narkoba Langsa, Herman Anwar, A.Md.I.P.SH. Wakil Ketua MPU Kota Langsa Tgk. Sanusi.S.Sos.MA dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Negeri Langsa, Viva Hari Rustaman, SH mengatakan, tugas dan kewenangan kejaksaan salah satunya penuntutan, melaksanakan penetapan hakim dan melaksanakan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap (Inkracht), berdasarkan Pasal 30 Undang-Undang Nomor 11Tahun 2021 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia dan sesuai dengan amanat Pasal 270 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) tentang pelaksanaan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap dilakukan oleh Jaksa.

Lanjutnya, mewujudkan sebagai salah satu Lembaga Penegak Hukum yang bersih dan transparansi, khususnya di Kota Langsa, Kejaksaan Negeri Langsa melakukan pemusnahan barang bukti dan merupakan tindak lanjut dari tugas Jaksa untuk mengeksekusi barang bukti terhadap perkara yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap dan dilaksanakan secara
berkala tiap tahunnya, dengan tujuan adalah untuk menyajikan informasi terkini (Up To Date) sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat guna memperoleh informasi secara tepat dan terbuka ataupun transparan, kata Kajari.

Adapun tujuan lainnya dilakukan kegiatan pemusnahan barang bukti sambung Kajari, adalah sebagai bagian dari kehati-hatian dalam menjaga dan menyimpan barang bukti sehingga menghindari adanya penyalahgunaan barang bukti atau hilang ataupun rusak dan agar tidak hilang dari tempat penyimpanan maupun tidak dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Kajari menyebutkan, pemusnahan barang bukti (BB) Perkara Tindak Umum yang telah mempunyai kekuatan Hukum Tetap (Inkracht) yang dilaksanakan oleh Kejaksaan Negeri Langsa di Wilayah Kota Langsa, adalah Barang Bukti Perkara Tindak Pidana Umum periode bulan Desember 2021 s/d November 2022 sebanyak 123 perkara, adapun rinciannya sebagai berikut:

Narkotika jenis Sabu jumlah 80 perkara, berat keseluruhan 594,95 gram. Sedangkan Narkotika jenis Ganja, jumlah 12 perkara, dengan berat keseluruhan 35.475,835 gram.

Sementara, Tindak Pidana Umum lainnya sebanyak 31 perkara dengan barang bukti berupa Handphone (HP) dan Baju.

Kegiatan pemusnahan Barang Bukti (BB) Perkara Tindak Umum yang telah mempunyai kekuatan Hukum Tetap (Inkracht) tersebut secara umum berlangsung tertib, lancar serta terkendali. (*)

Teks Fhoto : Pemusnahan Barang Bukti telah mempunyai keputusan hukum tetap berlangsung di halaman Kantor Kejari Langsa (Langsa satu com/ist)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.