by

Pemerintah Aceh Berikan Stimulus Bantuan Modal UMKM, Berikut Cara Pendaftarannya

-Nanggroe-19 views

Pemerintah Aceh Berikan Stimulus Bantuan Modal UMKM, Berikut Cara Pendaftarannya

LANGSASATU COM, BANDA ACEH- Pemerintah Aceh melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Aceh, akan segera merealisasikan bantuan stimulus ekonomi untuk pelaku UMKM, berupa pemberian peralatan kerja.

Dikutip dari website resmi Pemerintah Aceh, humas.acehprov.go.id, bantuan diberikan dalam rangka pemulihan dan pemberdayaan UMKM terdampak pandemi Covid-19.

“Program ini bertujuan untuk menstimulus pelaku usaha dengan perkiraan 1.660 calon penerima manfaat baik individu maupun kelompok dari 23 kabupaten/kota di seluruh Aceh,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Aceh, Helvizar Ibrahim, dalam keterangannya di Banda Aceh, Rabu, (11/8/2021)

Dikatakan, pemberian stimulus peralatan kerja itu sesuai momentum perayaan Hari UMKM yang jatuh pada tanggal 12 Agustus 2021.

Program ini akan sangat bermanfaat mengingat situasi pandemi Covid-19 berdampak pada sektor ekonomi.

“Total nilai bantuan ini sebesar Rp 27,5 Milyar. Penentuan calon penerima dilakukan melalui seleksi yang akan dilakukan oleh Tim Juri Independen,” terangnya.

Ia menyebutkan, para pelaku UMKM di Aceh yang ingin mendapatkan bantuan, dapat segera mendaftarkan diri mulai tanggal 12 s.d 27 Agustus 2021.

Pendaftaran dapat diakses pada situs www.wpaceh.com. Pada laman website itu masyarakat dapat melihat informasi terkait pendaftaran, persyaratan, jadwal, tahapan wawancara dan pengumuman.

Dijelaskan, bagi masyarakat yang mengalami kendala dalam proses pendaftaran dapat mengunjungi Pusat Layanan Usaha Terpadu KUMKM pada Dinas yang membidangi Koperasi dan UMKM masing kabupaten/kota atau dapat menghubungi hotline whatsapp 085361031615 untuk Informasi lebih lanjut.

Ia menyebutkan, sasaran utama program tersebut adalah wirausaha pemula dan pelaku usaha mikro, wirausaha pemula yaitu pencari kerja/PHK atau belum memiliki pekerjaan.

Adapun persyaratan utamanya adalah memiliki KTP Aceh dan melampirkan proposal usaha.

“Untuk pelaku usaha mikro wajib melampirkan Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha dari kepala desa tempat usaha berdomisili,” pungkasnya (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index Berita