by

Pemko Langsa Kembali Berlakukan Jam Malam

-Langsa-32 views

Laporan : Jamil Gade

LANGSASATU.COM, LANGSA : Setelah sebelumnya sempat dicabut oleh Gubernur Aceh tentang penerapan Jam Malam dalam wilayah Provinsi Aceh.

Pemerintah Kota Langsa kembali memberlakukan jam malam bagi warganya.

Langkah itu dilakukan oleh Pemerintahan Kota pemilik 5 Kecamatan dan 66 Gampong itu dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Selain itu ditambah dengan apatisnya perilaku atau sikap sebahagian masyarakat terhadap wabah virus yang dampaknya juga melanda berbagai benua tersebut.

“Kita telah melakukan evaluasi dan sejumlah tahapan yang dilaksanakan terhadap upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 kesimpulan,  masyarakatnya apatis, menganggap remeh, seakan-akan virus corona itu tidak ada” ungkap, Walikota Langsa Usman Abdullah,SE, melalui Kabag Humas dan Protokol Sekretariat Pemko Langsa M.Husin, S.Sos, MM, usai menghadiri Rapat Evaluasi Percepatan Pencegahan Covid-19. Jum’at (24/04/2020).

Dikatakannya,  berbagai upaya juga telah dilakukan Pemerintahan Kota seperti edukasi, sosialisasi himbauan. Namun hal tersebut sepertinya tidak bermakna dan sebahagian masyarakat masih mengabaikan protap kesehatan terutama terhadap pencegahan covid-19.

Oleh karenanya, pemerintah mengambil sikap memberlakukan kembali penerapan jam malam. “Langkah ini berat memang, namun keselamatan warga dari penularan wabah covid-19, lebih utama” ujar Husen.

Mengingat sekarang ini bulan Ramadhan kata Husin,  maka penerapan jam malam mulai jam 22.00 WIB – 05.30 WIB serta tidak ada batas pemberlakuannya.

Selain itu beberapa alasan diberlakukan jam malam kembali adalah, hasil evaluasi dan monitoring terhadap tahapan-tahapan yang dilakukan oleh pemerintah kota tidak
dipatuhi.

Kondisi saat ini, posisi pemerintah kota berada dilematis, jika langkah ini tidak dilakukan dikhawatirkan berdampak terhadap penyebaran virus lebih meluas ditengah masyarakat.

“Musuh yang kita hadapi tidak terlihat, kita dapat saja tertular virus covid-19 dan menularkannya pada orang lain, oleh karena itu langkah mencegah lebih baik dari pada mengobati” katanya lagi.

Sebagaimana disampaikan Walikota Langsa, kata Husin, dengan dibatasinya jam malam, diharapkan masyarakat tidak melakukan aktivitas diluar rumah pada malam hari, setelah aktifitas ibadah shalat tarawih, diharapkan warga langsung pulang ke rumah masing-masing.

Husin menerangkan, Jam malam juga diberlakukan kepada pengelola warung kopi, rumah makan, cafe-cafe, pasar swalayan dan pedagang musiman. Penerapan jam malam terangnya lagi, mulai berlaku malam ini, selain itu kepada pembeli atau penjual makanan berbuka puasa (Takjil) dihimbau untuk menggunakan masker serta tetap jaga jarak, dan lapak usaha sejauh 1 Meter. ujarnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index Berita