by

Penulis Novel Ayat ayat Setan, Salman Rushdie, Ditikam

Penulis Novel Ayat ayat Setan Salman Rushdie, Ditikam

LANGSASATU.COM| JAKARTA-
Penulis novel kontroversial ‘The Satanic Verses’ atau ‘Ayat-ayat Setan’, Salman Rushdie, ditikam saat wawancara di New York.

Pria berusia 75 tahun itu menderita luka parah usai ditusuk dan ia diangkut menggunakan helikopter dilarikan ke rumah sakit daerah setempat.

Dilansir AFP, Jumat (12/8/2022), video yang diposting di media sosial menunjukan sejumlah orang membantu Salman Rushdie usai diserang di sebuah acara di Chautauqua.

Sementara, Polisi setempat masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Seorang pria diduga pelaku penusukan sudah diamankan.

“Seorang tersangka laki-laki berlari ke atas panggung dan menyerang Rushdie dan seorang pewawancara. Rushdie menderita luka tusuk di leher, dan diangkut dengan helikopter ke rumah sakit daerah. Kondisinya belum diketahui,” kata polisi dalam sebuah pernyataan.

Salman Rushdie pernah menulis ‘The Satanic Verses’ tahun 1988. Novel itu dikecam oleh sebagian umat Islam karena dianggap tidak menghormati Nabi Muhammad.

Agen Salman Rushdie mengatakan, sang penulis kini dirawat dengan ventilator dan tidak bisa bicara. Ia menambahkan bahwa Rushdie mungkin akan kehilangan satu matanya.

“Salman kemungkinan akan kehilangan satu mata; syaraf di tangannya putus; dan livernya ditikam dan rusak,” kata Andrew Wylie dalam sebuah pernyataan.

Sedangkan pewawancara Rushdie, Henry Reese, juga mengalami luka ringan di kepala.

Reese adalah pendiri lembaga nirlaba yang didirikan untuk para penulis yang menghadapi ancaman atau persekusi.

Sementara itu, Dewan Muslim Inggris mengecam serangan itu dan mengatakan “kekerasan seperti itu salah dan pelakunya harus diadili.”

Salman Rushdie lahir di Bombay, dua bulan sebelum kemerdekaan India dari Inggris.

Ia berasal dari keluarga Muslim namun kemudian menyebut dirinya “ateis garis keras”.

Pada usia 14 tahun, ia dikirim ke Inggris dan mendapatkan gelar sarjana sejarah di Kings College, Cambridge. Ia kemudian menjadi warga negara Inggris.

Di Inggris, dia sempat menjadi aktor dan kemudian menjadi penulis iklan sambil menulis novel.(dtc/bbc)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Index Berita