by

Polemik PPDB, LBH Bening: Kebijakan Tidak Boleh Melanggar Peraturan

-Langsa-82 views

Polemik PPDB, LBH Bening : Kebijakan Tidak Boleh Melanggar Peraturan

Laporan : Jamil Gade

LANGSASATU.COM | LANGSA- Memasuki tahun ajaran baru, Sekolah di Kota Langsa, menyelenggarakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Namun semangat mewujudkan Sumber Daya Manusia ( SDM) terdidik, cerdas dan terampil menjadi ternoda oleh kebijakan diduga sarat “aroma” bisnis dalam pelaksanaan PPDB.

Kondisi ini tentunya tidak boleh terawat dan terpelihara dengan baik, dan dikhawatirkan dapat berujung terhadap permasalahan hukum.

Selain itu, pihak sekolah dalam penerapan kebijakan diharapkan, tidak berbenturan dengan peraturan yang telah ditetapkan.

Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bening, Syukri Asma di hubungi LANGSASATU.COM via selularnya, Minggu (3/7) menanggapinya, seluruh pungutan dan sumbangan telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 1 tahun 2021 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru pada Taman Kanak Kanak Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan.

“Pasal 27 Ayat 1b Permendikbud nomor 1 tahun 2021 menyebutkan, dalam tahapan pelaksanaan PPDB sebagaimana dimaksud pasal 26. Sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah dilarang melakukan pungutan untuk membeli seragam atau buku tertentu yang dikaitkan dengan PPDB”, kata Syukri

Lanjutnya, Permendikbud juga menyebutkan sekolah yang melanggar regulasi tersebut dapat dianggap melanggar ketentuan yang berlaku.

Hal itu juga tersirat pada ayat 2 disebutkan, pelanggaran ketentuan larangan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Oleh karena itu, pihaknya mengharapkan kepada sekolah yang telah melakukan pungutan PPDB dengan nilai yang fantastis di tahun ajaran baru, dapat mempertimbangkan kembali serta menyesuaikan dengan situasi kondisi ekonomi masyarakat, tutupnya (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.