by

Polisi Panggil Pria yang Sebut Kematian Eril Settingan

-Nanggroe-25 views

Polisi Panggil Pria yang Sebut Kematian Eril Settingan

LANGSASATU.COM, JAKARTA- Polisi mengamankan pria yang memuat komentar di medsos bahwa insiden tenggelamnya Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril di Sungai Aare, Swiss, hanyalah settingan, agar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bisa memenangkan Pilpres 2024.

Eril merupakan putra sulung Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Komentar itu, muncul dari salah satu akun Instagram dengan nama Kevin Wijaya Oey dan menjadi viral di media sosial.

Akhirnya diketahui, akun itu ternyata palsu. Pelaku juga dengan sengaja memakai foto orang lain bernama Dede Setiawan.

Tak ayal, akibat perbuatan pelaku, Dede yang tidak tahu apa-apa, sampai harus memberikan klarifikasi, bahwa foto dirinya dicatut oleh orang tidak bertanggung jawab. Ia lantas melaporkan kejadian dialaminya ke Polisi .

Polisi menindaklanjutinya. Berdasar hasil pendalaman, pemilik akun tersebut diketahui bernama Rafi, warga Balikpapan, Kaltim.

Tidak butuh waktu lama, Polisi mengamankan yang bersangkutan untuk dimintai keterangan.

Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro mengatakan, Rafi dimintai keterangan, Selasa (7/9) lalu.

“Benar, pelakunya bernama Rafi. Sudah kami panggil dan yang bersangkutan mengakui hanya iseng saja,” ucap Rengga saat dikonfirmasi JPNN.com, Kamis (9/6).

Disebutkan, Rafi meninggalkan komentarnya di unggahan foto Ridwan Kamil yang sedang berduka pada Minggu (5/6) lalu.

Dikatakan Kasat Reskrim, Rafi sengaja membuat akun Instagram dan memakai foto Dede Setiawan.

“Ternyata Rafi dan Dede Setiawan ini sama-sama tergabung di grub WA komunitas ikan hias. Dari sana dia ambil foto milik Dede Setiawan dan digunakan untuk menggunakan akun palsu,” kata dia.

“Pelaku meminta maaf dengan korban Dede Setiawan. Pelaku juga sudah membuat video klarifikasi dan permintaan maafnya,” ucapnya.

Setelah membuat video klarifikasi tersebut, Dede Setiawan akhirnya memilih mencabut laporan dan memaafkan perbuatan Rafi.

“Tidak dilanjutkan karena korban memilih untuk memaafkan. Pelaku juga sudah minta maaf kepada masyarakat dan keluarga besar Ridwan Kamil,” pungkasnya.(jpnn)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *