by

Relawan Covid 19, Dukung Pemberlakuan Jam Malam oleh Pemko Langsa 

-Langsa-22 views

Laporan : Jamil Gade

LANGSASATU.COM, LANGSA -Langkah Pemko Langsa memberlakukan kembali jam malam di wilayah pemerintahannya didukung oleh relawan Covid-19 Pemerintahan Kota setempat.

Juru Bicara Tim Relawan Covid 19 Kota Langsa, Ray Iskandar, SE, pada ACEHSATU.COM melalui siaran pressnya mengatakan, pihaknya menyambut baik langkah Pemko Langsa memberlakukan  jam malam kembali.

“Kita harus mendukung kebijakan Pemko Langsa ini, mengingat kondisi masyarakat terlihat seperti apatis dan tidak peduli dengan virus corona” ujar Ray Iskandar,  SE, Jum’at, (24/04/2020).

Menurutnya, jam malam bukan untuk menghambat aktifitas masyarakat tapi lebih kepada upaya menyelamatkan warga Kota Langsa dari ancaman virus covid- 19, yang semakin dekat dengan kita, ujarnya.

Apalagi salah satu alasan pemko dalam pemberlakuan ini, dimana terlihat apatis dan masih rendahnya respon masyarakat, khususnya Kota Langsa terhadap bahaya wabah virus covid-19 ini, dimana seakan-akan virus corona itu tidak ada.

“Kami minta teman-teman relawan untuk terus mengedukasi dan sosialisasi kepada masyarakat” ujar Ray.

Tim Relawan Covid 19 Langsa melihat strategi penerapan jam malam ini merupakan langkah tepat dalam upaya memutus mata rantai penyebaran  virus covid 19.

“Kita sangat menyadari, musuh yang dihadapi saat ini (virus covid-19) tidak terlihat, dia bisa saja menular terhadap siapapun termasuk kita, dan selanjutnya tanpa disadari dapat menyebar terhadap masyarakat lainnya, ini sungguh berbahaya” tutur Ray

Pihaknya menyakini keputusan yang diambil oleh Pemko Langsa ini murni semata dalam rangka menyelematkan nyawa masyarakatnya dari ancaman bahaya virus covid 19.

Ada sejumlah alasan mengapa, pihaknya mendukung langkah Pemko Langsa terhadap pemberlakuan kembali jam malam diantaranya :

1. Hasil evaluasi dan monitoring terhadap tahapan-tahapan yang dilakukan oleh pemerintah tidak dipatuhi.

2.  Sudah terpapar Virus Corona atau dengan kata lain positif terhadap masyarakat Kabupaten tetangga.

3. Posisi atau Geografis Pemko Langsa berada ditengah dan diapit oleh dua Kabupaten yaitu Aceh Tamiang dan Aceh Timur, kalau langkah ini tidak dilakukan dikhawatirkan bencana non alam akan melanda wilayah ini (Kota Langsa).

4. Arus mudik tidak bisa dibendung dan harus hati-hati, sebab kita bisa tertular dan kita juga bisa menularkan (Covid-19) lebih baik mencegah daripada mengobati.

“Harapan kita semua pastinya, semoga langkah ini ampuh untuk memutus mata rantai penyebaran corona virus ditengah-tengah masyarakat.” tutup Ray Iskandar.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index Berita