by

Resahkan Warga, Walikota Langsa Terbitkan Surat Edaran Anti Rentenir

-Langsa-230 views

Resahkan Warga, Walikota Langsa Terbitkan Surat Edaran Anti Rentenir

LANGSASATU.COM, LANGSA : Menyikapi keresahan warga terhadap maraknya praktek rentenir. Walikota Langsa mengeluarkan Surat Edaran, Kamis (25/6/2020).

Surat Edaran bernomor 450/1505/2020 tentang Anti Rentenir tersebut ditandatangani langsung oleh Wali Kota Langsa, Usman Abdullah,SE

Warga Kota Langsa pun memberi apresiasi kepada Wali Kota terhadap dikeluarkannya Surat Edaran tersebut.

Hal itu dikarenakan mengingat dampak negatif yang ditimbulkan dari praktek rentenir begitu banyak dan sangat merugikan umat.

Surat Edaran itu ditujukan kepada Camat dan seluruh  Geuchik dalam wilayah Pemerintahan Kota Langsa berisikan dan menghimbau beberapa hal sebagai berikut:

1. Mewaspadai dan melakukan pengawasan terhadap orang luar/ dan juga warga setempat yang ada di wilayah saudara, segera melapor kepada aparat penegak hukum apabila ditemukan pelanggaran.

2. Menghimbau kepada seluruh warga atau masyarakat dilingkungannya masing-masing untuk melaporkan kepada aparat gampong apabila ada tamu yang akan berdomisili atau menyewa rumah dilingkungannya.

3. Mengamati situasi dan kondisi diluar kebiasaan masyarakat setempat sehingga sejak dini dapat diantisipasi pencegahannya.

4. Setiap gampong mendata warganya yang mengambil kredit pada rentenir atau Bank 47.

5. Kepada seluruh camat dan geuchik di Kota Langsa agar lebih intensif lagi mengawasi pendatang dari luar, lebih-lebih yang beraktivitas di bidang
mengatas namakan koperasi rentenir atau Bank 47 sehingga masyarakat
Kota Langsa tidak terjerat hutang yang sangat meresahkan.

6. Apabila ada warga yang membutuhkan dana agar berhubungan dengan
Bank yang legal.

7. Bagi masyarakat Kota Langsa yang sudah menjalin kerjasama dengan rentenir atau Bank 47 segera melapor keaparat gampong atau kecamatan
setempat.

8. Apabila ada oknum yang beraktivitas didaerahnya masing-masing terkait
rentenir atau Bank 47 segera diamankan dan berkoordinasi dengan apparat
penegak hukum.

9. Agar Geuchik setempat menghimbau warganya supaya tidak berhubungan
dengan rentenir atau Bank 47 karena lebih banyak kemudaratannya dari
kemaslahatannya bagi warga.

10. Geuchik setempat membuat himbauan baik itu melalui spanduk maupun media lainnya, dan ditempatkan pada tempat-tempat yang terlihat dan bisa dibaca oleh warga.(Jamil Gade)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index Berita