by

RSUD Langsa Musnahkan Empat Ton Obat Kadaluarsa 

-Kesehatan-125 views

RSUD Langsa Musnahkan Empat Ton Obat Kadaluarsa

Laporan : Jamil Gade

LANGSASATU.COM,LANGSA- Managemen RSUD Kota Langsa, Selasa (21/12) musnahkan sebanyak 4.280 kg atau Empat Ton lebih obat kadaluarsa (expired)

Pemusnahan sediaan farmasi Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) tersebut berlangsung di RSUD setempat.

Direktur RSUD Kota Langsa, dr.Helmiza Fahry,Sp.OT, pada wartawan mengatakan sebelum pemusnahan dilakukan, pihaknya telah melaksanakan serangkaian tahapan. Hal itu bertujuan untuk memastikan tidak menimbulkan resiko hukum dikemudian hari

Salahsatunya sambung dr.Helmiza yaitu membuat daftar sediaan farmasi dan bahan medis habis pakai yang akan dimusnahkan.

Selanjutnya, membuat berita acara pemusnahan serta koordinasi jadwal, metode dan tempat pemusnahan kepada pihak terkait, paparnya

Diterangkan, pemusnahan obat Expired Date (ED) sejak tahun 2015 sampai 2020, termasuk obat dari kesediaan tsunami.

Langkah ini untuk melindungi dan menjaga masyarakat dari resiko kesehatan dan keselamatan pasien, keamanan lingkungan dan petugas, tuturnya.

Ia menambahkan, pemusnahan obat kadaluarsa ini sebelumnya telah melalui persetujuan Wali Kota Langsa Nomor : 030 /5222/2021 tertanggal 20 Desember 2021 tentang Persetujuan Pemusnahan Sediaan Farmasi dan BMHP kadaluarsa.

Pemusnahan obat milik RSUD Langsa terang dr Helmiza, dilakukan oleh pihak ketiga melalui PT.Cahaya Tanjung Tiram Perkasa sebagai pengangkut disertai izin rekomendasi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI No :S.1074/VPLB3/PPLB3/PLB.3/09/2019 tanggal 26 september 2019.

Kemudian limbah dikelola oleh PT Semen Padang Sumatra Barat dengan izin Rekomendasi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor:SK.466/Menlhk/Setjen/PLB.3/2021 tanggal 16 Agustus 2021.

Ia juga menegaskan, pemusnahan dilakukan sesuai dengan Peraturan BPOM Nomor 14 tahun 2019 yakni suatu tindakan perusakan dan pelenyapan terhadap obat kemasan dan atau label yang tidak memenuhi standar dan atau persyaratan keamanan, khasiat, mutu dan label sehingga tidak dapat digunakan lagi.

Selain itu, pemusnahan obat juga merujuk pada Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2016, tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit, pungkasnya.

Selain pejabat jajaran RSUD Langsa, kegiatan juga turut dihadiri Wakil Wali Kota Langsa DR.H.Marzuki Hamid,MM serta instansi terkait.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index Berita