by

Sempat Menginap Semalam di Gedung DPRK Langsa, Mahasiswa Teleconference dengan Anggota DPR-RI asal Aceh, Berikan Petisi Tolak UU Cipta Kerja

-Langsa-45 views

Sempat Menginap Semalam di Gedung DPRK Langsa, Mahasiswa Teleconference dengan Anggota DPR-RI asal Aceh, Berikan Petisi Tolak UU Cipta Kerja

Laporan : Jamil Gade

LANGSASATU.COM,LANGSA- Sempat menginap semalam di Gedung DPRK Langsa, mahasiswa yang melakukan aksi demo menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, akhirnya berhasil melakukan Teleconference dengan Muslim, SHi, MM salahsatu anggota DPR-RI asal Aceh, Jum’at (8/10/2020)

Menggunakan perangkat layar lebar yang disambungkan melalui kabel infokus.

Fendi, Presiden Mahasiswa Universitas Samudera Langsa berkomunikasi langsung dengan wakil rakyat tingkat parlemen pusat dari fraksi Demokrat tersebut.

Video Call itu berlangsung diruang sidang DPRK setempat

Dikesempatan itu turut hadir dan menyaksikan Wali Kota Langsa, Usman Abdullah SE, Kapolres Langsa, AKBP Giyarto SH SIK, Dandim 0104/Atim, Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar, Wakil Ketua II DPRK, Ir Joni, dan anggota Hj T Ratna Laila Sari SH MH.

Komunikasi Anggota DPR-RI Muslim dan Presiden Mahasiswa Unsam Langsa berlangsung singkat dan padat.

Presma Universitas Samudera Langsa Fendi menyampaikan, tuntutan mahasiswa tentang penolakan Omnibus law UU Cipta Kerja dan meminta anggota DPR-RI tersebut dapat meneruskan ke Presiden terkait harapan mahasiswa yaitu terbitnya Perppu pencabutan UU Cipta Kerja.

Mendengar aspirasi yang disampaikan oleh mahasiswa itu, Muslim mengatakan dirinya menampung dan akan menyampaikan tuntutan mahasiswa tersebut kepada Presiden RI.

Sementara, Wakil Ketua II DPRK Langsa, Ir Joni menyampaikan, DPRK Langsa mendukung petisi mahasiswa Universitas Samudra Langsa yaitu menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Ia mengatakan, petisi mahasiswa ini oleh pihaknya akan dikirim ke DPR-RI melalui anggota DPR-RI asal Aceh Muslim,SHi,MM dan bukti pengiriman akan diberikan kepada mahasiswa.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Langsa Tgk Usman Abdullah menyampaikan, dirinya menyaksikan selama dua hari berturut, adik adik mahasiswa melakukan unjuk di gedung DPRK Langsa rasa menuntut pencabutan Omnibus law UU Cipta Kerja.

Bahkan sampai tidur dan bermalam di gedung DPRK setempat.

Dirinya mengaku kagum dan bangga melihat semangat adik adik mahasiswa menyuarakan aspirasi rakyat.

Semoga apa yang disuarakan adik adik mahasiswa dapat direspon oleh pemerintah pusat.

Sambutan Wali Kota Langsa mengakhiri kegiatan teleconference. Selanjutnya, menjelang waktu sholat Jum’at, mahasiswa membubarkan diri secara tertib dari gedung DPRK Langsa.

Seperti diberitakan sebelumnya, ribuan mahasiswa dari dua Perguruan Tinggi Negeri di Kota Langsa yaitu Universitas Samudera Langsa serta Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa, Kamis (8/10/2020) menggelar aksi penolakan terhadap UU Cipta Kerja.

Mahasiswa menganggap pengesahan UU Cipta Kerja, selain telah memunculkan kegaduhan ditengah masyarakat yang tengah dilanda pandemi Covid-19 serta tidak berpihak terhadap buruh dan masyarakat pekerja.

Aksi mahasiswa itu berlangsung dibawah pengamanan, selain dari pihak kepolisian, satpol PP serta keamanan internal DPRK Langsa

Secara keseluruhan jalannya aksi tertib dan kondusif (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index Berita