by

Sepenggal Asa Penjual “Air Lengkong” Langsa

-Langsa-151 views

Sepenggal Asa Penjual “Air Lengkong” Langsa

Laporan : Jamil Gade

LANGSASATU.COM, LANGSA – Rintik hujan dipagi Jum’at (21/8/2020) bak puisi alam mendendangkan senandung syair tentang kehidupan.

Bangkit dari peraduan, geliat berbagai rutinitas anak manusia di Pemerintahan Kota berjuluk “Kota Jasa” itu pun melintas demi menggapai asa hidup.

Tidak terkecuali Amir (45), warga Gampong Lengkong Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa. Pria berusia paruh baya itu seperti biasa menjalankan aktifitasnya sebagai penjual kebutuhan air bersih Lengkong.

Gampong Lengkong Kecamatan Langsa Baro dikenal dengan sumber airnya. Jernih dan bening menjadikannya diminati oleh warga terutama di Kota Langsa, baik para pedagang maupun rumah tangga.

Menggunakan sarana angkutan betor, Amir tekun mengantar kebutuhan air bersih lengkong yang sebelumnya telah diisi kedalam wadah berupa jerigen berukuran besar, ke konsumen yang sudah menjadi langganan tetapnya. Ia menjual Rp.3.000/jerigen

Setiap hari, dirinya memenuhi pasokan kebutuhan air bersih untuk para konsumennya lebih kurang sebanyak 180 jerigen.

Amir mengakui, dari usaha yang dilakoni. Ia memperoleh penghasilan berkisar Rp.100 s.d 150 ribu/ hari.

“Jumlah itu sudah dipotong untuk membayar sewa Betor dan modal” ujarnya

Konsumen atau langganannya dominan pemilik warung kopi dan caffee

“Ada juga dari rumah tangga” paparnya.

Untuk yang terakhir, Ia tidak terlalu memasang harga. Apalagi rumah tangga kondisinya dari keluarga ekonomi tidak mampu dan membutuhkan air bersih. Ia mengaku ikhlas dibayar jauh dibawah harga.

Bapak Angkat

Demi kelangsungan usahanya, Amir tidak menampik Ia sangat membutuhkan bantuan dari berbagai pihak.

Hasrat untuk berlabuh pada perbankan menggebu. Namun Ia menyadari tidak ada kuasa apalagi menyajikan anggunan karena kondisi keterbatasan ekonomi yang dimilikinya

Ia terus bekerja keras dan berdoa, menggeluti usaha yang dijalaninya dan berharap mukjizat, ada pihak yang bermurah hati membantu dan mendukung kelangsungan usahanya.

“Saya berharap, ada bapak angkat yang dapat membantu usaha saya” ujarnya.

Diakui, saat ini dirinya sangat membutuhkan Betor sebagai sarana operasional mengantar kebutuhan air bersih untuk konsumen atau langganannya. Sementara itu, selama ini Betor yang dipergunakan sehari hari merupakan sewa.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih, jika ada pihak membantu Betor, Meskipun mewajibkan menggantikan dengan cara membayar (mencicil) perharinya, saya akan penuhi syarat itu” pungkasnya.

Amir kembali melanjutkan rutinitasnya. Kedua tangan kekarnya menjinjing dan bahu kokohnya memikul jerigen berisi air bersih mengantar untuk langganan setianya.

Sebagai seorang ayah dan suami, ia terus berusaha dan bekerja keras untuk membiayai kebutuhan pendidikan, hidup anak dan isterinya seraya berharap suatu saat, ada pihak atau lembaga yang bermurah hati membantu mewujudkan impiannya, satu unit betor.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index Berita