by

Terkait Temuan Senjata Api di Lapas II B Aceh Timur, Polisi Tetapkan Empat Orang sebagai Tersangka

-Nanggroe-58 views

Terkait Temuan Senjata Api di Lapas II B Aceh Timur, Polisi Tetapkan Empat Orang sebagai Tersangka

LANGSASATU.COM | ACEH TIMUR – Penyidik Satreskrim Polres Aceh Timur menetapkan empat orang sebagai tersangka terkait kepemilikan senjata api (senpi) yang ditemukan di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Idi, pada Senin, (14/08/2022) lalu.

Hal itu disampaikan Kapolres Aceh Timur AKBP Andy Rahmanysah,S.I.K. saat konferensi pers di Mapolres setempat, Jum’at, (19/8) sore.

“Empat tersangka ini memiliki peran masing-masing dan yang dihadirkan dalam konferensi pers kali ini dua orang, sedangkan dua tersangka lainnya berada di LP Idi, karena status keduanya adalah narapidana,” kata Andy Rahmanysah,S.I.K.

Kapolres menyebutkan, empat tersangka itu masing masing inisial H, (47) warga Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, narapidana kasus penyalahgunaan narkotika, yang divonis hukuman seumur hidup berperan sebagai pelaku utama mempunyai persediaan senjata api.

Selanjutnya, inisial M, (31) asal Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur, merupakan narapidana kasus korupsi dengan vonis 5,6 tahun berperan pelaku utama menguasai, menyimpan senjata api.

Kemudian I, (38), istri tersangka H, warga Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur berperan menguasai, menyimpan senjata api di rumahnya selama seminggu dan terakhir inisial F, (45) pacar tersangka M warga Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara.

F berperan menyelundupkan senpi dengan cara menyelipkan bagian sensitifnya saat berkunjung sebagai tamu ke Lapas Kelas IIB Idi pada tanggal 20 Juli 2022, terang Kapolres.

Kapolres menyebutkan, dari hasil penyidikan sementara, senpi tersebut akan dipergunakan oleh tersangka H dan M untuk melarikan diri.

Lanjutnya, hingga saat ini penyidik sudah memeriksa 7 (tujuh) orang dan menetapkan 4 (empat) orang menjadi tersangka, namun tidak menutup kemungkinan masih akan ada tersangka lain, ujar Kapolres.

Atas perbuatannya, keempat tersangka dipersangkakan melanggar pasal 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau 20 tahun penjara. Terang Kapolres Aceh Timur AKBP Andy Rahmansyah, S.I.K.

Selain menghadirkan 2 (dua) tersangka, dalam Konferensi Pers tersebut juga digelar sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus ini diantaranya, 1 (satu) buah senjata api laras pendek; 1 (satu) buah magazine; 3 (tiga) buah flash disk yang berisikan hasil rekaman CCTV; 4 (empat) unit handphone milik tersangka dan 2 (dua) lembar foto copy daftar buku tamu LP Kelas II B Idi.

Turut hadir dan mendampingi Kapolres Aceh Timur pada Konferensi Pers tersebut antara lain Kasat Reskrim AKP Miftahuda Dizha Fezuono, S.I.K., Kasihumas AKP Agusman Said Nasution, S.H. dan Kasi Propam Ipda Edi Saputra
(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.