by

Wali Kota Langsa Takziah ke Rumah Alm. Abu Keuniree, Tokee Seum : Aceh Kembali Kehilangan “Lampu Penerang” Umat

-Nanggroe-77 views

Wali Kota Langsa Takziah ke Rumah Alm. Abu Keuniree, Tokee Seum : Aceh Kembali Kehilangan “Lampu Penerang” Umat

Laporan : Jamil Gade

LANGSASATU.COM, LANGSA- Wali Kota Langsa Tgk. Usman Abdullah, SE dan Wakil Wali Kota, DR.H Marzuki Hamid,MM, Jum’at (11/6/2021) melakukan Takziah ke rumah ulama kharismatik Aceh, almarhum Tgk H.Muhammad Nur atau akrab disapa Abu Keuniree di Gampong Ulee Gajah Kecamatan Darul Falah, Aceh Timur.

Turut serta mendampingi Wali Kota yang akrab disapa Tokee Seum itu, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) jajaran Pemerintah Kota Langsa.

Kedatangan orang nomor satu di Kota Langsa dan rombongan disambut hangat keluarga ahli bait.

Tokee Seum mengatakan atas nama pemerintah kota dan masyarakat Kota Langsa, menyampaikan rasa belasungkawa dan turut berduka cita atas berpulangnya kerahmatullah Tgk. H.Muhammad Nur.

“Berpulangnya, Tgk H.Muhammad Nur membuat Aceh kembali kehilangan “Lampu Penerang” Umat, kata Tokee Seum.

Menurut Wali Kota Langsa, almarhum semasa hidupnya merupakan salahsatu sosok ulama yang sederhana juga ramah dan bersahaja.

Tokee Seum berharap, meskipun Abu telah berpulang kerahmatullah namun ilmu agama yang beliau ajarkan dapat kita amal dan implementasikan dalam kehidupan sehari hari.

“Walaupun, Abu sudah meninggalkan kita semua, tapi ilmu yang telah diajarkan kepada kita sangat bermanfaat dan menjadi tuntunan terutama dalam mengarungi hidup yang fana ini” ujarnya

Kepergian almarhum membuat masyarakat Aceh merasa kehilangan sosok panutan.Dimana dalam waktu berdekatan di tahun ini kata Tokee Seum beberapa ulama di seluruh Aceh juga berpulang menghadapNya.

Wali Kota juga berharap kepada anak anak almarhum untuk dapat meneruskan Dayah yang beliau pimpin selama ini, harapannya supaya masyarakat sekitar tidak merasa kehilangan tempat dimana mereka menuntut ilmu agama.

Apalagi di era globalisasi sekarang ini, menurut Tokee Seum pengaruh budaya asing, baik itu dari media sosial dan sebagainya yang menyimpang dari ajaran islam, bertujuan untuk merusak moral dan keimanan anak anak kita kepada Allah SWT

“Kita berharap semoga dayah ini, dapat terus berkembang kedepannya, dimana akan melahirkan generasi muda Aceh yang Qurani, berilmu dan bertaqwa kepada Allah SWT seperti yang diharapkan oleh almarhum semasa hidup beliau” tutup Usman Abdullah (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index Berita